Aryaduta 506
Sbenernya gak nyambung langsung dengan judul diatas dengan
apa yang mau lia tulis di blog ini, tapi lumayan lah, sebagai media yang akhirnya lia bisa ngrasain ini smua……dan, ya memang inillah Lia…
Lia yang kecil, selalu senang bercerita (panggilan baru bapak Noor,Candy.hihihi)…lia yang
selalu berusaha untuk menganalisis, mencari tau sedetail mungkin, sampai akhirnya
bisa sakit sendiri klo gak kesampaian jawaban yang sebenernya…Dari siapapun
juga, pangeranku sampai saat ini..Dia pun heran….
"dduhhh kamu thu’….bisa-bisanya memikirkan sesuatu,
menyiapkan sesuatu, dan memperhatikan sesuatu sampai sedetail mungkin…sampai
sekecil2nya…."
Hihihihihi….ya gmana lagi? klo sesuatu hal yang ada dalam hidup lia, baik itu bikin
lia seneng ato sedih, maka lia akan perhatikan dan maksimalkan semua itu..tapi,
klo udah gak seneng…ya wassalam d…tapi kok jarang yaa ?!@#$%^
Klo Papa sering bilang …begitu beliau tau
lia suka banget nonton film dan bisa seharian dikamar nonton film dari dulu, ditambah
sangat tertarik ma yang berhubungan dengan film2 di pengadilan atau film2 yang
ada kasus2nya gt……akhirnya sering keluar komentar dari papa….“knapa sih
yang’, kamu gak ambil hukum aja..kamu thu anaknya gak bisa terima apapun,
sbelum kamu yakin bener, itu bener ato
salah, selalu ‘ngeyel’ (gak bisa nurut), selalu berargumen dan gak bisa terima langsung
pendapat dan omongan orang ……ditambah lagi, papa dirumah sering cerita klo
ada beberapa kasus yang ditangani, lia langsung kasih pandangan lia tentang
kasus itu sampai detail…sampai pembicaraan pun akan berhenti dengan
permintaan lia “pah, lia sekolah lagi yaah, ambil LL.M d“…hahahhahaha…..diem
deh si papa. Karna kbingungannya….. "knapa pengen sekolah terus sih yang’…kapan
nikahnya…? ntar klo udah nikah, baru boleh sekolah lagi d…." yaaaah dbilang gt….lia malah
jadi males d sekolahnya lagi …
Back then kepada
cerita yang sbenernya mo dcritain, …
Kmaren 2 hari, lia ada di Pekanbaru, nikahan my sister (dia
sih lebih seneng dianggep soulmate, bhubung tanpa janjian kami sering banget
punya barang yang sama dengan skian banyak pilihan yang ada…..hihihihi ) mhel
–bang harie…
Nikahan yang
alhamdulillah semuanya berjalan lancar, dan memberikan sesuatu yang baru…lia
jadi tau adat pernikahan yang gak cuma adat jawa…tapi sekarang lia tau yang
namanya adat melayu.
Dijemput
sendiri ma si pengantin cowboy (istillah yang mhel pake untuk dirinya)…membuat smunya semakin heran, pengantin2 masih bisa
jemput lia di airport dan jalan ma lia buat nyiapin smuanya….knapa gak diem dirumah, yang biasanya kita tau, pengantin yang duduk dan diam manis dirumah, tanpa
melakukan apapun juga…tapi ya beginillah mhel…
Dari airport,
kami langsung cek lokasi dan persiapan resepsi…
bunga2 yang maha gede dari
pejabat2 kelas tinggi ada, yang baru lia liat saat itu juga, udah bejejer banyaknya
disepanjang jalan, dan dhalaman loby hotel aryaduta yang notabene tempat resepsi
akan berlangsung esok harinya…
Setelah cek
lokasi, kami pun check in di kamar 506 buat nyiapin dan beresin barang bawaan
yang ada…sambil makan pisang plus resoles dan segelas fruitpunch…. sambil
makan, cerita dan gak henti2nya lia ngliat dan bisa ngrasain betapa bahagiannya
‚soulmate’ ku ini….sms dan telp dari dia pun selalu ada untuk meyakinkan
keadaanku, untuk menanamkan terus apa yang dia rasakan….(.always…and
always…)
Setelah smuanya
beres, lia benahin persiapan buat besok. Kebaya, kain songket, selop dan baju2
yang lia bawa….and finally done.
Akhirnya kami
pun langsung beranjak lagi pergi kerumah mhel buat nyiapin dan ambil baju
resepsi…dan betapa senengnya lia, begitu nyampe rumahnya, lia liat tarian dan
upacara adat ala melayu yang katanya, mereka akan terus menari sampai jam 12 malam. Padahal
jam saat ini masih menunjukkan jam 7 malam…
waaaah…hebatnya orang2 ini
yaaah…Tapi mang rancak banar musiknya, semua terlihat semangat menari dan tertawa bahagia..…dan sekali lagi lia mengagumi Indonesia tercintaku ini, yang sangat kaya dengan keanekaragamannya….
Setelah semua
beres, kami kembali khotel dan dsambut dengan sekotak spagheti dan sekotak
chicken wing dan berjuta2 cerita dari nella dan yossi tentang pengalamannya
malam ini…
Hahahahhaa….denger
semua cerita’nya…lia merasa hidup lia semakin kaya…dan lia semakin inget
dia, yang semakin membuat hidup lia smakin kaya, dengan membawa lia kepada sebuah
kenyataan yang lain, kehidupan yang lain…dan subhanallah, lia bersyukur
kepada’Mu ya Allah…telah memberi kelengkapan hidup ke lia….tentang berbagai
macam kehidupan….yaah, mungkin inilah lia yang mereka liat…yang tanpa ada
ketakutan sedikitpun untuk melepaskan lia dimanapun, lia akan bisa survive dan
terus hidup dan menghidupi sekitarnya…amien….
Yaaah….twentysomething kayak lagunya jamie cullum lia
bilang ke mereka….tapi inillah hidup, dan ini yang harus kita jalanin, dan
kita alamin….
Kami pun tertawa karena saling menyadari apa yang sudah
kami alamin dalam hidup ini…malam bahagia mhel bersama kami. Lia liat dia
senyum yang gak pernah berhenti, nunjukkin ke kami, bagaimana bahagia hidupnya
dikelilingi sahabat dan orang-orang yang disayanginya…love u too dear…
Dan akhirnya, smakin lama, lia smakin ’galak’ minta mhel
buat tidur, dan nella, yossi pun buru2 pulang, karena memang udah jam 12 malem…
Setelah beres2 smua, lia liat mhel tidur dengan
nyenyaknya menyambut hari esoknya…
dengan mhel disebelah lia, menanti hari esoknya, disisi satunya lia pun bicara dan ada untuk dia. Karena
dari sore, lia lama gak ada buat dia, dan nada protespun sedikit keluar (maaf
yaah..)
Dalam pembicaraan kami, dia khawatir dan
memastikan keadaan lia. Dan skali lagi dia selalu dan selalu ingin mengingatkan
ke lia, perasaan apa yang dia miliki, apa yang akan dia bawa untuk lia,
bagaimana hidup yang dia inginkan dan akan dilakukannya…. (read: I can
deliver to you what I promised you) , dengan selalu meyakinkan dan menguatkan
apa yang kami miliki….
Yaaah, dengan ngliat mhel tidur di kamar 506 ini, lia jadi mikirin dia, inget dan semakin bisa ngelihat, gimana besarnya sayang yang dia miliki untuk lia, bagaimana berubahnya dia tanpa ada sedikitpun permintaan itu dari lia bahkan lia sering protes dengan apa yang dia lakukan, bagaimana dia bisa menjadi orang yang kadang orang lain pun merasa tidak mengerti, bagaimana bia perubahan hidup yang sedemikian drastis ada dalam hidupnya…
ya..karena sekali lagi dengan apa yang selalu dia bilang…" semakin lama aku kenal dan tau kamu, semakin tau apa yang aku mau, dan aku tau tujuan hidupku apa…naik turunnya kehidupanku saat ini, adalah hal yang nyata. Aku bisa merasakan sakit, seneng dan bahagia…yang benar2 nyata bisa aku rasain dan dapetin karena kamu….dan baru saat ini aku tau, skala prioritas yang ada dalam hidupku…aku bener2 merasa hidup ma kamu…Semua menjadi jelas dan nyata karena kamu…"
Inillah yang membawa lia dalam perasaan, membawa lia dalam sebuah fase kehidupan yang baru lagi…lia yang ternyata masih bisa membawa arti dan hidup seseorang menjadi berarti setelah apa yang terjadi dalam hidup lia selama ini….apakah ini jalan dan amanah dari Allah SWT yang diberikan kepada lia?
Apa yang ada dan lia lakukan selama ini, hanyallah berusaha menjadi yang terbaik dalam hidup ini…berusaha untuk menguatkan, menunjukkan ‘arah’ mana yang terbaik , karena lia pun masih belajar dan akan terus belajar, untuk menjadi orang yang baik dijalan Allah, dan menjadi manusia yang dapat memberi arti kehidupan…
Dalam perasaan diam dan belum bisa menjanjikan apa2, bahkan dengan keyakinan dan apa yang lia rasakan dan tau untuk semua yang ada dan kami miliki….Subhanallah, Allah memberikan dia yang bisa mengerti dan tau keadaan lia saat ini, dan mau yang terbaik untuk lia…
Ya Allah, lia sebagai makhluk’Mu hanya bisa menyerahkan dan pasrahkan semuanya kepada’Mu…